Persiapan Pesta Walimah yang Islami

Meskipun negeri ini berpenduduk muslim terbesar di dunia, namun jarang kita melihat sebuah pesta pernikahan di negeri ini dilangsungkan secara Islami. Bisa jadi karena kurang pahamnya diri kita tentang tata cara dan persiapan pernikahan islami atau karena kita menganggap pernikahan yang umum diselenggarakan baik secara adat maupun modern, sudah termasuk pernikahan islami.

Lalu seperti apa pesta pernikahan yang islami itu?

Jawabannya cukup mudah. Masalah pesta pernikahan islami bukan terletak pada nuansa pernikahannya, apakah secara adat ataupun modern ala barat, namun lebih dititikberatkan kepada metode penyelenggaraannya, apakah sesuai dengan tuntunan Islam atau tidak.
Oleh karena itu, diperlukan persiapan menyeluruh dari kedua mempelai, keluarga mempelai, maupun pengaturan tempat pernikahan dan penempatan para undangan untuk menghadiri pernikahan yang akan diselenggarakan. Ini dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman terhadap pesta pernikahan islami yang diadakan.

Persiapan Kedua Mempelai
Dalam menyusun pesta pernikahan islami, faktor utama yang harus dijadikan prioritas adalah pemahaman dan persiapan mental dari kedua calon mempelai untuk melangsungkan pernikahan tersebut.
Berikut beberapa persiapan bagi kedua calon mempelai menjelang akad pernikahan Islami yang akan dilaksanakan.
  • Secara aktif mencari informasi tentang bagaimana penyelenggaraan pernikahan islami, baik melalui buku, guru-guru agama, ataupun dengan mendatangi tempat-tempat resepsi pernikahan islami.
  • Membicarakan jauh-jauh hari dengan pasangan tentang semua aturan Islam yang terkait dengan penyelenggaraan pesta pernikahan (walimah), seperti busana pernikahan, bagaimana memberi penjelasan kepada kedua orang tua, serta makanan yang halal dan thoyib bagi undangan hingga pengaturan acara dan khotbah nikah.
Persiapan Orang Tua Kedua Mempelai
Selain mempersiapkan individu masing-masing, kedua calon mempelai juga perlu mempersiapkan pemahaman orang tua. Karena pernikahan hakikatnya bukanlah sebuah penyatuan dua insan semata, namun juga bersatunya dua keluarga besar yang menjalin tali persaudaraan.
Berikut ini beberapa persiapan yang dapat dilakukan.
  • Mengkomunikasikan kepada kedua orang tua untuk memahami bentuk resepsi pernikahan islami yang akan dilaksanakan. Misalnya berbincang empat mata dengan penuh sopan santun dan rendah hati kepada orang tua kita.
  • Memperkenalkan kepada kedua orang tua mengenai wujud nyata pernikahan islami. Sebagai contoh, kita bisa memperlihatkan film-film yang menunjukkan tata cara pernikahan islami atau buku-buku agama yang berisi penjelasan pernikahan islami. Bahkan kita juga bisa sekali waktu mengajak orang tua datang ke pernikahan islami rekan kita.
  • Meminimalisir kebiasaan-kebiasaan pernikahan yang mendekati musyrik atau bertentangan dengan syariat agama. Misalnya, penentuan hari baik dan hari buruk, penggunaan sesajen untuk keselamatan pernikahan, dan sebagainya.
Hasil akhir dari persiapan kedua orang tua ini, diharapkan orang tua akan mendukung pernikahan Islami yang akan diadakan, sekaligus membantu memberi pengertian kepada tetangga ataupun tamu-tamu yang diundang nantinya.

Persiapan Acara Pernikahan
Dalam mempersiapkan pesta pernikahan Islami, berikut beberapa hal yang bisa menjadi catatan.
  • Usahakan melangsungkan pesta pernikahan yang sederhana dan tidak bermewah-mewah. Alangkah bijaknya apabila dana yang dimiliki tidak digunakan sepenuhnya untuk pesta pernikahan, namun yang lebih penting, sebagian besar dana dipergunakan untuk kehidupan setelah pesta pernikahan.
  • Sosialisasikan kepada para undangan bahwa pernikahan yang Anda langsungkan adalah walimah yang islami. Sehingga bagi yang muslim wajib menggunakan busana muslim dan muslimah.
  • Sesuaikan jumlah tamu yang diundang dengan kapasitas tempat walimah dan hidangan. Namun apabila tamu yang diundang cukup banyak, Anda bisa menghindari penumpukan tamu dengan membuat dua macam undangan yang berbeda jam pelaksanaan. 
  • Aturlah tempat untuk ramah tamah sedemikian rupa sehingga tidak menyebabkan kepenatan bagi para tamu. Jangan lupa untuk menyediakan tempat duduk yang cukup bagi para undangan untuk menikmati hidangan, sehingga mereka tidak perlu makan sambil berdiri.
Semoga sekilas informasi ini bermakna besar bagi Anda yang akan menyelenggarakan pesta pernikahan islami atau bagi Anda yang memiliki putra dan putri yang kelak akan menikah.

2 komentar:

Anonim mengatakan...

tulisannya transparan mbak e... diganti hitam aja.. but menarik ini artikel

Ukhti Jingga on 1 Juni 2011 16.31 mengatakan...

huum ukh.. entar diganti deh :)

Poskan Komentar

ChatBox

 

Anda Pengunjung ke

Site Info

free counters

Tuker Link..

yuk mari tukeran link.. monggo di copas link di bawah ini..
kalau sudah, mohon kirim pemberitahuan ke gadissenja92@yahoo.com biar ane juga bisa masang link ente

salam, jingga..
create your own banner at mybannermaker.com!
Copy this code to your website to display this banner!

Islam my religion, my pride, everything in my life... Copyright © 2009 Template is Designed by Jingga